Kembali

Wahid Foundation Gelar Kick-off Program Penguatan Pelaksanaan RAN PE serta Finalisasi Panduan RAD PE

Ditulis : Admin

Selasa, 14 Juli 2026

Jakarta, 13 Juli 2026 – Wahid Foundation menyelenggarakan Kick-off Meeting Program "Memperkuat Pelaksanaan RAN PE di Tingkat Nasional dan Daerah Melalui Peningkatan Koordinasi, Kerangka Kebijakan, dan Keterlibatan yang Inklusif". Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) di tingkat nasional maupun daerah.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Sekretariat Bersama RAN PE, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyamakan arah implementasi program, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta membahas agenda-agenda strategis yang akan dilaksanakan selama periode program.

 

“Keberhasilan implementasi RAN PE sangat bergantung pada kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk keterlibatan aktif masyarakat sipil. Wahid Foundation berkomitmen untuk terus mendukung penguatan implementasi RAN PE melalui koordinasi yang efektif serta peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam aksi nyata yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Siti Kholisoh, Managing Director Wahid Foundation.

 

Selain menandai dimulainya implementasi program, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pembahasan akhir terhadap Panduan Penyusunan Kebijakan dan Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAD PE). Proses finalisasi dilakukan melalui diskusi bersama antara Wahid Foundation, BNPT, Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Bersama RAN PE guna memastikan substansi panduan selaras dengan kebijakan nasional. Panduan tersebut juga disusun sebagai acuan praktis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan, merancang program, serta mengimplementasikan RAD PE secara efektif sesuai dengan konteks dan kebutuhan daerah masing-masing.

 

Sementara itu, Weti Deswiyati, plt Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral BNPT menekankan bahwa implementasi RAN PE akan lebih efektif bila ada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil dan mitra pembangunan. BNPT juga menyambut baik adanya Panduan Penyusunan Kebijakan dan Pelaksanaan RAD PE yang dapat mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan perannya secara maksimal.

 

Senada dengan BNPT, Kementerian Dalam Negeri juga mendukung terbitnya Panduan untuk daerah. “Pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam menyusun program pencegahan yang berkelanjutan serta berperan penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk ekstremisme berbasis kekerasan,”ujar Prayogo Heri Cahyono, Penanggungjawab Pembinaan Forkopimda Kementerian Dalam Negeri. 

 

Ke depan, Wahid Foundation bersama BNPT dan Kementerian Dalam Negeri akan terus mendorong kolaborasi multipihak untuk memastikan implementasi RAN PE berjalan secara optimal serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ekstremisme berbasis kekerasan melalui pendekatan yang partisipatif dan inklusif. Kerja sama ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui program Australia-Indonesia Partnership for Justice Phase 3 (AIPJ3).

 

Bagikan Artikel: