Berita

12 Desember 2018 | 08.05 WIB

Wahid Foundation Berbagi Pengalaman Riset di Forum CSO Asia Tenggara

“Kekeliruan dalam melihat dua gejala ini dapat berakibat kegagalan dalam menangani keduanya.” Bangkok-Thailand. Bagi sebagian pihak, fenomena Gerakan 212 dipandang sinyal meningkatnya ancaman serius dari kelompok gerakan radikal. Pada 2016, gerakan ini dalam bentuk demonstrasi di Monumen Nasional Jakarta melibatkan jutaan orang. Seruan-seruan anti-Cina bahkan… | Selengkapnya

12 Desember 2018 | 06.23 WIB

Bersama Kemendikbud, Wahid Foundation Kembangkan Budaya Inklusif di Sekolah

Bima. Wahid Foundation bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan SMA/SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terus mengembangkan budaya inklusif di lingkungan sekolah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melatih 40 perwakilan Kepala Sekolah dan Guru Kota Bima melalui kegiatan Workshop Pengembangan Budaya Inklusif. Kegiatan yang berlangsung di Paruga… | Selengkapnya

24 November 2018 | 05.41 WIB

Jamannya Kolaborasi, Buat Konten Social Impact

Siti Kholisoh* Wahid Foundation sejak berdiri tahun 2004 telah banyak melakukan kajian, riset, survei, pendampingan, pemberdayaan masyaraka, dan advokasi kebijakan. Perjalanan selama 14 tahun ini memuat makna yang sangat beragam. Hampir setiap hari tim media Wahid Foundation membalas satu persatu permintaan dan respon kerjasama dari… | Selengkapnya

15 November 2018 | 15.55 WIB

Kampung Damai di Paris Peace Forum (Catatan Paris Peace Forum)

“Kampung Damai merupakan inisiasi yang kami lakukan untuk mendorong perempuan untuk lebih kebal dari pengaruh intoleransi dan radikalisme,” kata Yenny Wahid dalam diskusi Women Deliver Peace, Selasa sore (13/11/) di Grande Halle de la Villette, Paris Utara. Yenny menceritakan kisah tentang seorang ibu yang menjadi… | Selengkapnya

14 Februari 2018 | 07.56 WIB

Wahid Fundation Luncurkan Buku Pintar Konten Toleransi

JAKARTA – Setelah beberapa waktu sebelumnya meluncurkan hasil survei terbaru tentang Tren Toleransi Sosial-Keagamaan Di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia pada Januari 2018 lalu, kini Wahid Foundation (WF) merilis buku pintar untuk mempromosikan toleransi. Buku anyar WF tentang pembuatan konten toleransi atau konten positif di media… | Selengkapnya

13 Februari 2018 | 07.03 WIB

Dorong Kreatifitas Para Ibu, Mitra Wahid Foundation Tularkan Keterampilan Melukis Kain

Malang – Keterlibatan perempuan dalam medorong peningkatan ekonomi sudah tentu tidak perlu diragukan lagi, terlebih dengan kreatiftas dan keuletan yang dimiliki, perempuan jelas dapat memainkan peranan penting dalam upaya itu. Seperti yang dilakukan oleh DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Malang, menggandeng salah satu kelompok dampingan… | Selengkapnya

11 Februari 2018 | 16.34 WIB

Antara Syariat dan Fesyen

Pengurus MUI Pusat KH Abdul Moqsith Ghazali dan artis Zee Zee Shahab menjadi pembicara dalam talk show tentang hijab atau jilbab di Festival Toleransi Rakyat (Peace Festival 2018) di Jakarta. Dalam talk show bertema ‘Perempuan Muslimah Membangun Perdamaian: Antara Kesalehan Pribadi dan Kesalehan Sosial’ itu,… | Selengkapnya

11 Februari 2018 | 16.31 WIB

Sejarah Panjang Jilbab

Jakarta – Salah satu acara menarik yang digelar dalam rangkaian kegiatan Festival Toleransi Rakyat (Peace Festival 2018) di Piazza, Gandaria City Mall, Jakarta adalah talk show tentang hijab atau jilbab. Mengangkat tema ‘Perempuan Muslimah Membangun Perdamaian: Antara Kesalehan Pribadi dan Kesalehan Sosial’, talk show ini… | Selengkapnya

11 Februari 2018 | 16.30 WIB

Jilbab dan Tubuh Perempuan

Jakarta – Direktur Wahid Foundation Yenny Zannuba Wahid menjadi pembicara dalam talk show tentang jilbab di Festival Toleransi Rakyat (Peace Festival 2018) di Piazza, Gandaria City Mall, Jakarta, Sabtu, 10 Februari 2018. Menurut Yenny, jilbab dan tubuh perempuan yang tak ubahnya sebuah simbol yang dimaknai… | Selengkapnya

11 Februari 2018 | 16.15 WIB

WF Dorong Dua Ratus Perempuan Kampung Damai Jadi Wirausahawati

Jakarta – Survei Wahid Foundation tentang Tren Toleransi di Kalangan Muslim Perempuan Indonesia 2017 menyebut evaluasi positif terhadap kondisi ekonomi nasional salah satu faktor penting pengurang resiko radikalisme. “Temuan ini fakta penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperbaiki kondisi ekonomi kita, termasuk kondisi ekonomi… | Selengkapnya

PARTNERSHIP